
Siapa yang tidak ingin "digugu lan ditiru"? Ya, istilah jawa tersebut melekat pada predikat seorang guru, yang dalam bahasa Indonesia itu "diikuti dan dicontoh". Istilah lainnya itu diteladani. Tentu saja, predikat guru ini bisa dalam konteks umum, siapapun yang menjadi orang yang bisa menjadi contoh atau teladan, maka sejatinya orang tersebut seperti guru. Guru, sebuah pekerjaan yang mulia. Pahlawan tanpa tanda jasa, demikian julukan itu disematkan. Membayangkan pendidikan, tanpa sosok guru laksana bayi yang belum lahir yang belum tahu apa-apa. Tanpa kehadiran seorang guru, pendidikan apapun itu mulai tingkat paling dasar hingga atas, formal maupun informal, tak akan pernah bisa berjalan. Guru memiliki peranan yang sangat penting dalam urusan dunia didik-mendidik. Dan ada hubungan yang kuat yaitu kualitas guru akan ikut mempengaruhi kualitas murid-muridnya.Salah satu parameter untuk mengukur kualitas guru antara lain penguasaan materi dan kemampuan dalam menyampaikan materi pada murid-muridnya. Sekarang ini banyak kalangan menilai bahwa kualitas guru masih memprihatinkan. Faktor penyebabnya antara lain latar belakang pendidikan guru yang kurang memadai, kesejahteraan, serta rasa percaya diri kalangan guru itu sendiri dan keengganan untuk meningkatkan ilmunya. Masih banyak guru yang belum profesional artinya belum mempunyai keempat kompetensi guru yaitu kompetensi pedagogic,kompetensi social,kompetensi kepribadian dan kompetensi profesional. Selain itu masih ada beberapa guru yang mengajar tidak sesuai dengan bidangnya,misal guru ekonomi mengajar mata pelajaran olahraga. Seorang guru dituntut untuk mau belajar bukan hanya mengajar saja,termasuk di dalamnya mempelajari bagaimana menjadi guru yamg mempunyai kepribadian menarik. Dengan memiliki kepribadian menarik,disadari atau tidak akan menjadi daya tarik bagi muridnya untuk selalu setia mengikuti pelajaran dari guru yang bersangkutan. Menjadi guru tentu tak mudah,butuh proses pembelajaran,pengalaman dan keteguhan dalam bertutur sikap. Ditambah dengan kepiawaian berkomunikasi yang baik dengan murid,teman sejawat dan terhadap masyarakat sekitar. Tak jarang banyak generasi muda sekarang cerdas dalam berilmu tapi mengalami kesulitan dalam proses komunikasi. Sungguh disayangkan ilmu yang didapat kurang begitu diserap oleh audience. Tapi bagaimanapun kondisinya,guru merupakan pejuang kehidupan untuk lebih baik. Pejuang buat diri sendiri,keluarga,masyarakat dan bangsa. Jadi mari menjadi guru untuk manusia yang terbaik. Jadilah GURU!!!!!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar